<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>mind</title>
	<atom:link href="http://kripikpedas.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kripikpedas.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Dec 2011 14:01:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kripikpedas.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b4ae7f1f1ec9f957cde020d56b650379?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>mind</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kripikpedas.wordpress.com/osd.xml" title="mind" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kripikpedas.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium-ion)</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/12/09/cara-memperpanjang-umur-baterai-laptop-lithium-ion/</link>
		<comments>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/12/09/cara-memperpanjang-umur-baterai-laptop-lithium-ion/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 13:51:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayato</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kripikpedas.wordpress.com/2011/12/09/cara-memperpanjang-umur-baterai-laptop-lithium-ion/</guid>
		<description><![CDATA[Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium-ion) Saya re-post artikel ini karena disamping sebagai pengetahuan pribadi, ya kali saja bisa bermanfaat juga buat teman &#8211; teman lain..Cek ini keluar (check this out..bener g nulisnya ya..hehe) Di artikel sebelumnya tentang “consider replacing your battery”, saya sudah berbagi mengenai pengalaman saya dalam menangani masalah tersebut. Gara-gara kejadian itu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=262&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium-ion)</h1>
<div>Saya re-post artikel ini karena disamping sebagai pengetahuan pribadi, ya kali saja bisa bermanfaat juga buat teman &#8211; teman lain..Cek ini keluar (check this out..bener g nulisnya ya..hehe)</div>
<p>Di artikel sebelumnya tentang “<a title="Consider Replacing Your Battery" href="http://blog.fastncheap.com/cara-menangani-consider-replacing-your-battery-pada-windows-7/">consider replacing your battery</a>”, saya sudah berbagi mengenai pengalaman saya dalam menangani masalah tersebut. Gara-gara kejadian itu, saya jadi rajin mencari informasi mengenai baterai dengan harapan bisa menemukan kiat supaya baterai saya yang sudah menunjukkan tanda-tanda “penuaan” itu bisa awet dan tahan lama. Nah, di artikel ini saya ingin berbagi mengenai tips supaya baterai laptop menjadi awet dan tahan lama.<span id="more-262"></span></p>
<p><a href="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/0093-0911-2116-0124_cartoon_battery_flexing.jpg"><img title="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture" src="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/0093-0911-2116-0124_cartoon_battery_flexing.jpg" alt="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image" width="295" height="300" /></a></p>
<p>Pertama, perlu diketahui bahwa baterai yang bisa di-<em>charge </em>(<em>rechargeable battery</em>) itu ada beberapa tipe. Yang sering digunakan untuk barang elektronik umum biasanya adalah Nickel based (NiCd) dan Lithium based (Lithium-ion).  Untuk laptop, saat ini hampir bisa dipastikan semuanya menggunakan jenis Lithium-ion. Selain karena mampu menyimpan daya lebih besar, baterai Lithium-ion juga lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan baterai NiCd yang sangat beracun.</p>
<p>Mengetahui perbedaan jenis baterai ini sangat penting karena karakteristik keduanya sangat berbeda. Pada baterai NiCd, elektrolit-elektrolit yang ada didalamnya akan berkumpul di bawah (di dasar) karena pengaruh <a title="gravitasi" href="http://blog.fastncheap.com/tag/gravitasi/">gravitasi</a>, ketika disimpan terlalu lama (disimpan di gudang). Itulah kenapa pada saat membeli baterai NiCd baru, sangat disarankan untuk men-<em>charge </em>minimal selama 8 jam  (optimalnya 16 – 24 jam) sebelum digunakan pertama kali. Namun demikian, seringkali ketika membeli peralatan elektronik yang menggunakan baterai pihak toko (penjual) menyarankan untuk men-<em>charge </em>baterainya minimal 8 jam sebelum pemakaian pertama kali walaupun jenis baterainya bukan NiCd.</p>
<p>Salah kaprah lainnya adalah anggapan bahwa baterai harus digunakan sampai benar-benar (mau) habis sebelum boleh di-<em>charge </em>lagi. Sekali lagi ini berlaku untuk NiCd, dimana pada baterai jenis ini terdapat fenomena “<em>memory effect</em>”, yaitu baterai ini seolah-olah bisa “mengingat” banyaknya daya yang terisi pada saat proses <em>charging </em>terakhir. Sehingga misalnya baterai NiCd kapasitanya masih 65% dan kemudian di-<em>charge </em>sampai penuh (yang berarti mengisi baterai sebanyak 35%), maka baterai ini akan menganggap seolah-olah kapasitasnya tinggal 35%. Namun sekali lagi, ini tidak berlaku untuk baterai jenis Lithium-ion.</p>
<p>Baterai jenis Lithium-ion sekarang juga banyak dipakai untuk peralatan elektronik lainnya seperti <em><a title="handphone" href="http://blog.fastncheap.com/tag/handphone/">handphone</a> </em>ataupun kamera digital. Jadi tips di bawah ini bisa juga Anda terapkan untuk <em>gadget</em> Anda yang menggunakan baterai jenis Lithium-ion. Berikut tipsnya:</p>
<ul>
<li><strong>Untuk penggunaan pertama kali <em>charge </em>baterai secara normal</strong>. Seperti sudah dijelaskan di atas, men-<em>charge </em>baterai minimal 8 jam untuk pertama kali hanya berlaku untuk baterai jenis Nickel based. Untuk baterai Lithium-ion, tidak adanya bedanya antara <em>charging </em>ke-1, ke-5, ataupun ke-500. Malah kalau di-<em>charge </em>terlalu lama bisa mengakibatkan <em>overcharging </em>yang membuat umur baterai semakin pendek.</li>
</ul>
<p><a href="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/battery-dead-cartoon-copyright4.gif"><img title="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture" src="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/battery-dead-cartoon-copyright4.gif" alt="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image" width="128" height="204" /></a></p>
<ul>
<li><strong><em>Charge </em>baterai secara rutin dalam interval pendek tanpa harus menunggu baterai sampai (hampir) habis</strong>. Baterai jenis Lithium-ion tidak mengenal fenomena “<em>memory effect</em>” seperti halnya baterai NiCd. Bahkan hasil <a title="Depth of Discharge" href="http://www.mpoweruk.com/life.htm#dod">penelitian</a> menunjukkan bahwa baterai yang terbiasa di-<em>charge </em>ketika kapasitasnya masih 70% – 75% umurnya 5 – 6 kali lebih lama dibanding baterai yang sering di-<em>charge </em>ketika kapasitasnya hampir habis.</li>
</ul>
<p><a href="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/70-persen.png"><img title="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture" src="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/70-persen.png" alt="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image" width="276" height="316" /></a></p>
<ul>
<li><strong>Jaga supaya temperatur tidak terlalu panas</strong>. Temperatur tinggi merupakan musuh nomor satu baterai karena keadaan panas akan mempercepat degradasi sel-sel yang ada di dalam baterai. Untuk itu sebisa mungkin taruh/simpan laptop di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Kebiasaan menaruh laptop di dalam mobil pada siang hari yang terik juga harus dihindari kalau tidak ingin umur baterai berkurang drastis.</li>
</ul>
<p><a href="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/Battery.jpg"><img title="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture" src="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/Battery.jpg" alt="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image" width="437" height="306" /></a></p>
<ul>
<li><strong>Atur sirkulasi udara supaya tetap lancar</strong>. Hindari menaruh laptop di kasur atau bantal karena hal ini akan mengganggu sirkulasi udara yang mengakibatkan laptop menjadi cepat panas. Cara paling praktis adalah dengan menggunakan <em>coolpad</em>. <em>Coolpad </em>merupakan peralatan sederhana yang murah meriah namun sangat berguna khususnya untuk menjaga temperatur laptop supaya tidak terlalu panas. Selain itu, setelah selesai menggunakan laptop, sebaiknya diamkan beberapa saat supaya laptop menjadi lebih dingin sebelum dimasukkan ke dalam tas laptop.</li>
</ul>
<p><a href="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/collpad.jpg"><img title="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture" src="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/collpad.jpg" alt="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image" width="588" height="428" /></a></p>
<ul>
<li><del><strong>Sebisa mungkin gunakan laptop tanpa baterai apabila keadaan memungkinkan</strong>. Hal ini sebenarnya merupakan pengalaman saya pribadi ketika mengevaluasi kebiasaan saya menggunakan laptop. Setelah saya pikir-pikir, saya setiap hari di kantor menggunakan laptop sudah seperti PC, yaitu sekitar 6 – 8 jam non-stop dan jarang berpindah tempat. Nah kalau sudah seperti ini, agaknya menjadi konyol kalau saya menggunakan laptop dengan bolak-balik men-<em>charge </em>baterai dalam jangka waktu tersebut. Setelah menyadari ini, kini saya hampir selalu menyalakan laptop saya tanpa baterai (langsung ke <em>power</em>), baik selama di kantor maupun dirumah. Saya baru menggunakan baterai kalau memang ada tugas/keperluan di luar yang mengharuskan saya menggunakan laptop secara <em>mobile</em></del>. <em>Bagian ini kami coret karena setelah mendengar banyak masukan, saran dan sumber informasi lain di <a title="internet" href="http://blog.fastncheap.com/tag/internet/">internet</a>, resiko yang diakibatkan oleh penggunaan <a title="notebook" href="http://blog.fastncheap.com/tag/notebook/">notebook</a> tanpa baterai lebih besar dari pada ketika menggunakannya seperti biasa. Sederhananya, harga baterai jauh lebih murah dibandingkan dengan harga komponen laindi notebook. Terima kasih banyak atas kritik dan sarannya.</em></li>
</ul>
<p><a href="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/no-battery.png"><img title="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture" src="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/no-battery.png" alt="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image" width="242" height="265" /></a></p>
<ul>
<li><strong>Apabila hendak menyimpan baterai cukup lama, simpanlah ditempat yang sejuk dengan kapasitas 40%</strong>. Ada sebuah <a title="Store at 40% capacity" href="http://batteryuniversity.com/learn/article/how_to_prolong_lithium_based_batteries">penelitian</a> yang membandingkan antara baterai yang disimpan dalam kapasitas 40% dengan baterai yang disimpan dengan kapasitas 100%. Hasilnya, baterai yang disimpan dengan kapasitas 100% mengalami <em>capacity loss</em> yang lebih besar daripada yang 40%. Pengetahuan ini saya gunakan untuk kamera digital saya yang tidak terlalu sering saya gunakan (biasanya saya pakai <em>weekend </em>saja, itupun tidak setiap minggu). Dulu setiap selesai menggunakan kamera digital, selalu saya <em>charge </em>sampai penuh dengan pemikiran agar nanti ketika akan dipakai sudah langsung siap digunakan. Tapi kini tidak lagi. Sekarang saya men-<em>charge </em>kamera digital sampai penuh hanya ketika akan digunakan.<em> </em></li>
</ul>
<p><a href="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/40-persen.png"><img title="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture" src="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/40-persen.png" alt="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image" width="242" height="265" /></a></p>
<ul>
<li><strong>Gunakan laptop secara hemat energi</strong>. Dengan menghemat penggunaan energi laptop maka umur baterai bisa bertahan lebih lama. Ada beberapa cara untuk <a title="menghemat baterai" href="http://blog.fastncheap.com/tag/menghemat-baterai/">menghemat baterai</a>, yang semuanya sudah pernah di bahas di artikel <a title="Menghemat Baterai Laptop" href="http://blog.fastncheap.com/tips-menghemat-baterai-di-notebook-netbook/">Tips Menghemat Baterai di Notebook/Laptop</a> ini.</li>
</ul>
<p>Selain tips di atas, Anda juga sebaiknya rajin-rajin mengecek kondisi baterai laptop Anda. Apabila Anda menggunakan merek HP, maka Anda bisa menggunakan <a title="aplikasi" href="http://blog.fastncheap.com/tag/aplikasi/">aplikasi</a> Battery Check yang ada di HP Support Assistant untuk melihat data-data teknis baterai laptop Anda. Selain itu, ada juga aplikasi gratis <a title="BatteryCare" href="http://batterycare.net/en/download.html">BatteryCare</a> yang bisa digunakan pula untuk keperluan ini.</p>
<p><a href="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/battery-check.png"><img title="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture" src="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/battery-check.png" alt="Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image" width="588" height="467" /></a></p>
<p>Nah, demikianlah beberapa tips mengenai cara <a title="memperpanjang umur baterai" href="http://blog.fastncheap.com/tag/memperpanjang-umur-baterai/">memperpanjang umur baterai</a> laptop. Bagi Anda yang masih penasaran dan ingin menggali lebih dalam, saya menyarankan Anda berkunjung ke:</p>
<ol>
<li><a title="Battery University" href="http://batteryuniversity.com/">Battery University</a></li>
<li><a title="Elektropaedia" href="http://www.mpoweruk.com/">Elektropaedia</a></li>
</ol>
<p>Di kedua situs tersebut Anda bisa membaca berbagai penjelasan dan penelitian mengenai baterai, disertai dengan bermacam data, tabel, dan diagram yang lengkap.</p>
<div>From :  <a href="http://blog.fastncheap.com/memperpanjang-umur-baterai-laptop-lithium-ion/#ixzz1g2qrm2Mw">http://blog.fastncheap.com/memperpanjang-umur-baterai-laptop-lithium-ion/#ixzz1g2qrm2Mw</a></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kripikpedas.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kripikpedas.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kripikpedas.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kripikpedas.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kripikpedas.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kripikpedas.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kripikpedas.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kripikpedas.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kripikpedas.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kripikpedas.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kripikpedas.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kripikpedas.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kripikpedas.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kripikpedas.wordpress.com/262/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=262&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/12/09/cara-memperpanjang-umur-baterai-laptop-lithium-ion/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83472491d4ed91812f0089061be76925?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hidayato</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/0093-0911-2116-0124_cartoon_battery_flexing.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/battery-dead-cartoon-copyright4.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/70-persen.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/Battery.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/collpad.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/no-battery.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/40-persen.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blog.fastncheap.com/wp-content/uploads/2011/04/battery-check.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Picture</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#BaktiOrtu</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/11/13/baktiortu/</link>
		<comments>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/11/13/baktiortu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 16:04:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayato</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Indah]]></category>
		<category><![CDATA[From http://kultwittt.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kripikpedas.wordpress.com/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[Oke yang kedua dari KulTwittt by : @jamilazzaini tentang bakti kepada orang tua : dibaca, dipahami, dicelupin #eh ini bukan ***O I L.O.V.E  Y.O.U  B.O.T.H 1. Baiklah sesuai permintaan saya akan bahas tentang berbakti kepada orang tua #BaktiOrtu 2. Bagi yg ortunya masih hidup ketahuilah mereka adalah “kunci surga” buatmu bila kau perlakukan dgn baik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=240&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oke yang kedua dari KulTwittt by : <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">@jamilazzaini</a> tentang bakti kepada orang tua : dibaca, dipahami, dicelupin #eh ini bukan ***O <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>I L.O.V.E  Y.O.U  B.O.T.H</p>
<p>1. Baiklah sesuai permintaan saya akan bahas tentang berbakti kepada orang tua #BaktiOrtu</p>
<p>2. Bagi yg ortunya masih hidup ketahuilah mereka adalah “kunci surga” buatmu bila kau perlakukan dgn baik #BaktiOrtu</p>
<p>3. Bagi yg orangtuanya telah tiada berdoalah dan jalin hubungan dgn orang2 yg menjadi sahabat ortu #BaktiOrtu</p>
<p>4. Ketahuilah ortumu tak mengharapkan balasan darimu, tapi dia merindukan prestasimu #BaktiOrtu</p>
<p>5. Bila kita bekerja asal2an dan tak mau berprestasi sesungguhnya kita sedang mengecewakan ortu #BaktiOrtu</p>
<p>6. Peringanlah tugas ortumu, saat kita kecil dia mengasuh kita, jgn stelah kita punya anak dia diminta mengasuh anak kita #BaktiOrtu</p>
<p>7. Sisihkanlah dana &amp; waktu berkualitas untuk ortumu sebagai prioritas dalam hidupmu #BaktiOrtu</p>
<p>8. Saat berpeda pendapat dgn ortu jadikanlah media untuk berlatih negosiasi bukan unt menghardiknya #BaktiOrtu</p>
<p>9. Jgn pernah sekalipun menceritakan keburukan dan kelemahan ortu kepada orang lain #BaktiOrtu</p>
<p>10. Saat ortumu sakit segeralah obati &amp; biaya yg dikeluarkan jgn kau anggap beban tapi amal soleh yg sangat tinggi #BaktiOrtu</p>
<p>11. Jgn pernah mengeluh sedikitpun saat ortumu meminta pertolonganmu #BaktiOrtu</p>
<p>12. Berusahalah dgn keras agar mampu memberangkatkan mereka ke tanah suci #BaktiOrtu</p>
<p>13. Sadarilah, saat kita berbuat dosa saat itulah sebenarnya kita juga mencemarkan nama baik ortu #BaktiOrtu</p>
<p>14. Jgn pernah tunda niat berbuat baik kepada ortumu daripada kau menyesal karena Dia memanggil ortumu #BaktiOrtu</p>
<p>15. Ketahuilah, walau kau sudah besar ortumu merindukan kau tidur dipangkuannya sambil kau cium tangannya #BaktiOrtu</p>
<p>16. Walau pendidikan ortumu lebih rendah darimu tapi jangan pernah sekali2 kau mencaci pendapatnya #BaktiOrtu</p>
<p>17. Sudah selesai Mahgrib kita lanjut #BaktiOrtu ya</p>
<p>18. Sungguh terlalu bila belum mampu membahagiakan ortu tapi jarang berdoa buat ortu, anak tak tahu malu #BaktiOrtu</p>
<p>19. Bila ortumu tdk setuju atas pilihan pasangan hidupmu, yakinkanlah, jgn menikah tanpa restu mereka #BaktiOrtu</p>
<p>20. Sesuai janjiku kalau buat kultwet tak akan lebih dari 20 nomor, jadi kultwet #BaktiOrtu cukup ya</p>
<p><a href="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2011/11/iloveyouboth.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-241" title="Iloveyouboth" src="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2011/11/iloveyouboth.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kripikpedas.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kripikpedas.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kripikpedas.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kripikpedas.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kripikpedas.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kripikpedas.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kripikpedas.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kripikpedas.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kripikpedas.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kripikpedas.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kripikpedas.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kripikpedas.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kripikpedas.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kripikpedas.wordpress.com/240/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=240&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/11/13/baktiortu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83472491d4ed91812f0089061be76925?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hidayato</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2011/11/iloveyouboth.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Iloveyouboth</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#15TipsFotoNikah</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/11/12/235/</link>
		<comments>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/11/12/235/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Nov 2011 14:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayato</dc:creator>
				<category><![CDATA[From http://kultwittt.com]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita (akhwat), Pacaran, Menikah, Syurga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kripikpedas.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum semuanya..I&#8217;m back, oke karena sdah lama tidak ngeblog, saya putuskan untuk merepost catatan orang lain (emang kemaren2 g ya?iya juga sih&#8230;hehe) lebih intens sekarang..waw..karena lg addict sm twitter dan follow org2 hebat maka saya putuskan untuk merepost kultwit mereka, yg di manage dg baik oleh http://kultwittt.com.. Yang pertama tentang #15TipsFotoNikah : &#62;&#62; kenapa pilih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=235&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum semuanya..I&#8217;m back, oke karena sdah lama tidak ngeblog, saya putuskan untuk merepost catatan orang lain (emang kemaren2 g ya?iya juga sih&#8230;hehe) lebih intens sekarang..waw..karena lg addict sm twitter dan follow org2 hebat maka saya putuskan untuk merepost kultwit mereka, yg di manage dg baik oleh http://kultwittt.com..</p>
<p>Yang pertama tentang <a href="http://kultwittt.com/2011/15tipsfotonikah.html" rel="bookmark">#15TipsFotoNikah :</a> &gt;&gt; kenapa pilih tentang ini ?? saya pengen nikah..hahaha..kalau ada yang mau..just kidding <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2011/11/resize.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-236" title="Wedding" src="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2011/11/resize.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" width="200" height="300" /></a>1. Membuat list tentang apa saja yang akan kita foto, dan buatlah cerita dari foto tsb. #15TipsFotoNikah</p>
<p>2. Pelajari kondisi cahaya di lokasi pernikahan pada H-1 dan sesuaikan setting kamera yg pas tuk semua sudut lokasi. #15TipsFotoNikah</p>
<p>3. Agar tak repot, minta bantuan salah satu keluarga sebagai kordinator saat foto bareng seluruh kelaurga. #15TipsFotoNikah</p>
<p>4. Beri tahu style foto kamu dan cari tahu apa yang klien inginkan seperti komposisi foto dll. #15TipsFotoNikah</p>
<p>5. Tentukan harga kontrak sebelum kerja dan jangan menjanjikan sesuatu yg tak bisa kta kerjakan. #15TipsFotoNikah</p>
<p>6. Perbanyak referensi fotografi pernikahan dengan melihat album foto pernikahan sbg inspirasi #15TipsFotoNikah</p>
<p>7. Ajak teman tuk membantu memotret sebagai backup bila kamu ketinggalan momen. #15TipsFotoNikah</p>
<p>8. Kadang kita tak sempat hasil foto lewat LCD maka ambilah gambar sebanyak-banyaknya. #15TipsFotoNikah</p>
<p>9. Gunakan ‘Silent Mode’ pada kamera, apalagi saat memotret momen-momen khusuk. #15TipsFotoNikah</p>
<p>10. Pelajari adat pernikahan sebelumnya dan abadikan momen atau objek yang penting menurut adat kedua pasangan. #15TipsFotoNikah</p>
<p>11. Abadikan objek detil pernikahan seperti cincin, bunga pengantin dll. #15TipsFotoNikah</p>
<p>12. Bawalah tripod dan flash diffuser untuk memotret pada kondisi lowlight #15TipsFotoNikah</p>
<p>13. Perhatikan background objek foto, jangan terlalu fokus pada objek sehingga lupa pada latar foto. #15TipsFotoNikah</p>
<p>14. Gunakan Continuous Shooting Mode untuk momen yang berjalan sangat cepat. #15TipsFotoNikah</p>
<p>15. Senyum, jangan lupa senyum dan ramah pada semua orang agar mereka tak terganggu dgn kehadiran kita. #15TipsFotoNikah</p>
<p>KulTwittt by : <a href="http://twitter.com/#%21/bukalapak">@bukalapak</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kripikpedas.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kripikpedas.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kripikpedas.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kripikpedas.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kripikpedas.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kripikpedas.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kripikpedas.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kripikpedas.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kripikpedas.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kripikpedas.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kripikpedas.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kripikpedas.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kripikpedas.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kripikpedas.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=235&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/11/12/235/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83472491d4ed91812f0089061be76925?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hidayato</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2011/11/resize.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">Wedding</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Udah..tinggalin aja&#8230;</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/10/30/udah-tinggalin-aja/</link>
		<comments>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/10/30/udah-tinggalin-aja/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 11:52:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayato</dc:creator>
				<category><![CDATA[From Book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kripikpedas.wordpress.com/2011/10/30/udah-tinggalin-aja/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau yang suka main Twitter pasti tau dari judulnya (udah..tinggalin aja)..dengan #penggalauanmassal nya yap..@poconggg..Rasanya mubazir kalau &#8220;wishword&#8221;nya dibiarkan begitu saja di Timeline..sekalian sih, sudah lama g ngegoBLOG juga..hehe oke deh, ini ada beberapa, silahkan dibaca, kalau ada yang sama&#8211;&#62;&#62;Udah, tinggalin aja..haha 1. Buat yg suka sama orang tapi nggak berani ngungkapin, coba pikirin lagi deh.. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=227&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau yang suka main Twitter pasti tau dari judulnya (udah..tinggalin aja)..dengan #penggalauanmassal nya</p>
<p>yap..@poconggg..Rasanya mubazir kalau &#8220;wishword&#8221;nya dibiarkan begitu saja di Timeline..sekalian sih, sudah lama g ngegoBLOG juga..hehe<br />
oke deh, ini ada beberapa, silahkan dibaca, kalau ada yang sama&#8211;&gt;&gt;Udah, tinggalin aja..haha</p>
<p>1. Buat yg suka sama orang tapi nggak berani ngungkapin, coba pikirin lagi deh.. Sampai kapan mau ditahan2 gitu? Udah, tinggalin aja</p>
<p>2. Buat yg LDR tapi nggak jelas kapan bisa ketemu, coba pikirin lagi deh.. Tahan kegantung2 gitu? Udah, tinggalin aja</p>
<p>3. Buat yg pacaran tapi selalu dibanding2kan, coba pikirin lagi deh.. Nggak cape digituin terus? Udah, tinggalin aja</p>
<p>4. Pikirin deh.. Nggak cape ya putus sambung? Katanya mau berubah, tapi kesalahannya tetep yg itu2 terus? Udah, tinggalin aja.</p>
<p>5. Pikirin deh.. Nggak cape ya LDR an? Katanya pacaran, tapi aktivitasnya cuma bbman? Udah, tinggalin aja.</p>
<p>6. Pikirin deh.. Nggak cape ya jadi tempat curhatan terus? Padahal suka, tapi cuma dianggap temen curhat? Udah, tinggalin aja</p>
<p>7. Buat yg baru putus &amp; lg usaha balikan, cb pikirin lg deh.. Kl emang sayang, pasti balik. Kalo ga balik, brrti ga sayang. Knp hrs dipaksain?</p>
<p>8. Buat yg sahabatan tp msh sering ngomongin dr belakang, cb pikirin lg deh.. Buat apa dilanjutin kl nggak saling support? Udah, tinggalin aja.</p>
<p>9. Buat yg udah putus tp msh sering stalking timeline mantan, cb pikirin lg deh.. Kpn move on nya kl msh dipikirin terus? Udah, tinggalin aja.</p>
<p>10. Buat yg udah pacaran lama, pengen putus, tapi takut2, hmph.. coba pikirin lagi deh.. Menteri aja bisa direshuffle, kenapa pacar ngga? Udah, tinggalin aja.</p>
<p>11. Buat yg udah pacaran tp apa2 selalu dicurigai, dicemburui, coba pikirin lg deh.. Knp dilanjutin kalo ga saling percaya? Udah, tinggalin aja.</p>
<p>12. Buat yg pedekate tapi selalu sok jual mahal, coba pikirin lagi deh.. Kalo awalnya aja udah gak bikin nyaman, gmn nanti? Udah, tinggalin aja.</p>
<p>13. Buat yg LDR tp jarang dpt kabar, coba pikirin lagi deh.. Sesibuk2nya sibuk, masa iya sih luangin waktu dikit susah bgt? Udah, tinggalin aja.</p>
<p>14. Buat yg pacaran tp srg diduain sm game online, futsal, mobil, motor, hmph.. cb pikirin lg deh.. Mau sabar sampai kapan? Udah, tinggalin aja.</p>
<p>15. Buat yg pacaran tp hubungannya gitu2 aja, coba pikirin lagi deh.. Kalo emang gak ada perkembangan, ngapain dilanjutin? Udah, tinggalin aja.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kripikpedas.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kripikpedas.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kripikpedas.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kripikpedas.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kripikpedas.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kripikpedas.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kripikpedas.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kripikpedas.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kripikpedas.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kripikpedas.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kripikpedas.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kripikpedas.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kripikpedas.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kripikpedas.wordpress.com/227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=227&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/10/30/udah-tinggalin-aja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83472491d4ed91812f0089061be76925?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hidayato</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Perang Para Malaikat</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/14/kisah-perang-para-malaikat/</link>
		<comments>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/14/kisah-perang-para-malaikat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jul 2011 08:58:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayato</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kripikpedas.wordpress.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Perang Para Malaikat Jumlah kaum Muslim cuma 314, sementara kaum Quraisy 1.000 orang. Kemenangan yang diperoleh kaum Muslim pada Perang Badar jelas campur tangan para malaikat Hidayatullah.com&#8211;Pada bulan Shafar, awal bulan ke-12 sejak hijrahnya Nabi Muhammad Shalallahu &#8216;alaihi wa sallam (Saw) ke Madinah, untuk pertama kalinya Rasulullah Saw keluar dengan tujuan berperang. Peperangan ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=223&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kisah Perang Para Malaikat </strong></p>
<p>Jumlah kaum Muslim cuma 314, sementara kaum Quraisy 1.000 orang. Kemenangan yang diperoleh kaum Muslim pada Perang Badar jelas campur tangan para malaikat</p>
<p><strong><em>Hidayatullah.com&#8211;</em></strong>Pada bulan Shafar, awal bulan ke-12 sejak hijrahnya Nabi Muhammad Shalallahu &#8216;alaihi wa sallam (Saw) ke Madinah, untuk pertama kalinya Rasulullah Saw keluar dengan tujuan berperang. Peperangan ini dikenal dengan sebutan Perang Widan. Inilah permulaan disyariatkannya sebuah peperangan dalam Islam.</p>
<p>Perang ini bertujuan memerangi kaum Quraisy dan Bani Hamzah. Sayangnya, meski persiapan sudah matang, peperangan tak sempat berkecamuk. Sebab, Bani Hamzah menawarkan perdamaian. Rasulullah Saw bersama para sahabat kemudian kembali ke Madinah.</p>
<p>Selang beberapa saat, Rasulullah Saw mendengar berita kedatangan kafilah kaum Quraisy di bawah pimpinan Abu Sufyan bin Harb dari Syam. Kafilah ini menuju Mekah.</p>
<p>Abu Sufyan adalah musuh kaum Muslim. Mengingat dulu, saat kaum Muslim masih berada di Mekah, harta mereka banyak yang dirampas oleh kafir Quraisy, maka Rasulullah memerintahkan untuk mencegah iring-iringan kafilah tersebut dan merampas barang bawaan mereka sebagai gantinya.</p>
<p>Anjuran Rasulullah Saw ini hanya disambut oleh sebagian kaum Muslimin di Madinah. Mereka menyangka, seperti halnya pada Perang Widan, tak bakal terjadi peperangan.</p>
<p>Pada suatu malam di bulan Ramadhan, berangkatlah sekitar 314 orang Muslim, langsung dipimpin Rasulullah, dengan membawa 70 ekor unta. Setiap unta ditunggangi secara bergantian oleh dua atau tiga orang.</p>
<p>Rencana penyerangan ini bocor. Abu Sufyan, setelah mendengar rencana penghadangan ini, segera mengutus seorang kurir bernama Dhamdham bin Amer Al Ghiffari ke Mekkah untuk meminta bantuan kaum Quraisy. Ia khawatir harta kekayaan yang sedang ia perniagakan direbut oleh kaum Muslim.</p>
<p>Demi mendengar berita dari utusan Abu Sufyan, seluruh kaum Quraisy dengan serta merta menyiapkan diri lalu berangkat meninggalkan Mekah menuju Madinah dengan tujuan berperang. Tak seorang pun dari tokoh Quraisy yang tertinggal. Jumlah pasukan kira-kira 1.000 personil.</p>
<p>Awalnya, pasukan Muslim tak mengetahui keberangkatan bala bantuan tersebut. Sementara iring-iringan kafilah Abu Sufyan telah berhasil meloloskan diri dengan menyusuri mata air Badar, terus ke pantai, lalu menuju Mekkah.</p>
<p>Setelah mengetahui rencana penghadangan gagal dan bala tentara Quraisy dalam jumlah besar akan menyerbu kaum Muslim, Rasulullah Saw segera mengumpulkan para sahabatnya kaum Muhajirin. Dalam keadaan tak memiliki pilihan lain kecuali berperang untuk mempertahankan diri, Rasulullah Saw masih sempat meminta dukungan kepada para sahabatnya.</p>
<p>Ternyata, meski jumlahnya sedikit, semangat kaum Muhajirin untuk berjihad tetap menyala. Apalagi, perang sudah disyariatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala (Swt).</p>
<p>Kaum Quraisy, di bawah pimpinan Abu Jahal, mulai berjalan ke arah lembah Badar. Lembah ini memang sejak lama diincar oleh Abu Jahal untuk diduduki. Mereka bergerak sampai ke salah satu sisi lembah Badar.</p>
<p>Sedangkan pasukan Muslim, dipimpin Rasulullah Saw, tiba di pinggir yang berseberangan. Posisi mereka nyaris berhadap-hadapan di dekat mata air Badar.</p>
<p>Salah seorang sahabat, Al Habab bin Mundzir Radhiyallahu &#8216;anhu (Ra), bertanya kepada Rasul Saw, &#8221;Ya Rasulullah, apakah dalam memilih tempat ini Anda menerima wahyu dari Allah Swt yang tidak dapat diubah lagi? Ataukah berdasarkan taktik peperangan?&#8221;</p>
<p>Rasulullah Saw menjawab, &#8221;Tempat ini kupilih berdasarkan pendapat dan taktik peperangan!&#8221;</p>
<p>Al Habab mengusulkan, &#8221;Ya Rasulullah! Jika demikian, ini bukan tempat yang tepat. Ajaklah pasukan pindah ke tempat air yang terdekat dengan musuh. Kita membuat kubu pertahanan di sana dan menggali sumur-sumur di belakangnya. Kita membuat kubangan dan kita isi dengan air hingga penuh. Dengan demikian kita akan berperang dalam keadaan persediaan air minum cukup, sedangkan musuh tidak akan memperoleh air minum!&#8221;</p>
<p>Rasulullah Saw menjawab, &#8221;Pendapatmu cukup baik!&#8221; Lalu, pasukan Muslim bergerak ke tempat yang diusulkan oleh Al Habab bin Mundzir Ra.</p>
<p>Ketika tentara musyrik Quraisy dengan angkuhnya maju menuju lembah Badar, Rasulullah Saw segera mengangkat tangannya ke langit, seperti dilakukan oleh Nabi-nabi Bani Israil, dan berdoa, &#8221;Ya Robbi! Jika pasukan kecil ini sampai binasa, tidaklah akan ada lagi yang menyembahMu dengan hati yang ikhlas!&#8221;</p>
<p>Rasul Saw terus memanjatkan doa kepada Allah Swt dengan khusyuk seraya menengadahkan kedua telapak tangan ke langit.</p>
<p>Abu Bakar Ash Shidiq Ra, yang melihat kesedihan di wajah Rasulullah Saw, berusaha menenangkan hati junjungannya itu seraya berkata, &#8221;Ya Rasulullah, demi diriku yang berada di tangan-Nya, bergembiralah! Sesungguhnya Allah pasti akan memenuhi janji yang telah diberikan kepadamu!&#8221;</p>
<p>Lalu, tiga orang Quraisy maju ke lapangan terbuka yang memisahkan kaum Muslim dan kaum Quraisy. Inilah kebiasaan orang Arab saat pertempuran akan dimulai: duel satu lawan satu. Tiga sahabat Rasul Saw, Hamzah, Ali bin Abu Thalib &#8211;dengan pedang bercabang dua yang diberi nama Zulfikar&#8211; dan Abu Ubaidah, menerima tantangan itu.</p>
<p>Pertarungan berlangsung seru. Akhirnya, Hamzah, Ali, dan Abu Ubaidah, memenangkan pertarungan. Dengan kemenangan ini semangat kaum Muslim semakin membara. Sebaliknya, kaum Quraisy semakin ketakutan.</p>
<p>Pertarungan pun kemudian berubah menjadi pertarungan umum. Dan, benarlah Abu Bakar Ash Shidiq Ra bahwa Allah Swt tak pernah mengingkari janji-Nya.</p>
<p>Tertulis dalam Al-Qur`an surat Ali Imran ayat 3, yang artinya, &#8221;Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Segolongan berperang di jalan Allah dan (segolongan) yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang Muslim dua kali jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati.&#8221;</p>
<p>Juga pada surat yang sama ayat 123 hingga 126, <em>&#8221;Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu menjadi orang yang bersyukur. (Ingatlah), ketika kamu mengatakan kepada orang Mu&#8217;min, &#8216;Apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)? Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda.&#8217; Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.&#8221;</em></p>
<p>Orang Mekah berhasil dipukul mundur. Mereka menderita kekalahan besar. Banyak pemimpin mereka yang tewas.  Abu Jahal, salah satunya, jatuh sebagai korban kesombongannya yang tidak terkendalikan.</p>
<p>Dari pihak kaum musyrik, terbunuh 70 orang dan tertawan 70 orang. Sedangkan dari pihak kaum Muslim gugur sebagai syuhada 14 orang.</p>
<p>Tentara musyrik yang tertawan itu diperlakukan secara baik oleh kaum Muslim, kecuali dua orang, salah satu dari keduanya adalah Nazr bin Harits –seperti tertulis dalam Al-Qur`an surat Al Anfal ayat 32. Keduanya dihukum mati karena kebenciannya yang sangat kepada kaum Muslim.</p>
<p>Sementara tawanan yang lain diperlakukan dengan rasa kemanusiaan yang amat besar. Atas perintah Rasulullah Saw, mereka tak boleh disakiti. Bahkan, kaum Muslim membagi makanannya sendiri kepada para tawanan itu. Roti yang paling baik diberikan kepada kaum kafir yang malang, sementara kaum Muslim cukuplah menyantap buah korma saja. Para tawanan naik kendaraan, sementara pasukan Muslim hanya berjalan kaki. Mereka benar diperlakukan layaknya seorang tamu. [<strong>Sahid/<a href="http://www.hidayatullah.com/">www.hidayatullah.com</a></strong>]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kripikpedas.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kripikpedas.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kripikpedas.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kripikpedas.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kripikpedas.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kripikpedas.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kripikpedas.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kripikpedas.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kripikpedas.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kripikpedas.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kripikpedas.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kripikpedas.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kripikpedas.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kripikpedas.wordpress.com/223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=223&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/14/kisah-perang-para-malaikat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83472491d4ed91812f0089061be76925?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hidayato</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencintai Sejantan ‘Ali</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/13/mencintai-sejantan-%e2%80%98ali/</link>
		<comments>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/13/mencintai-sejantan-%e2%80%98ali/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2011 08:57:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayato</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kripikpedas.wordpress.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[kalau cinta berawal dan berakhir karena Allah, maka cinta yang lain hanya upaya menunjukkan cinta padaNya, pengejawantahan ibadah hati yang paling hakiki: selamanya memberi yang bisa kita berikan, selamanya membahagiakan orang-orang yang kita cintai. -M. Anis Matta- Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah. Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=221&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kalau cinta berawal dan berakhir karena Allah,<br />
maka cinta yang lain hanya upaya menunjukkan cinta padaNya,<br />
pengejawantahan ibadah hati yang paling hakiki:<br />
selamanya memberi yang bisa kita berikan,<br />
selamanya membahagiakan orang-orang yang kita cintai.<br />
-M. Anis Matta-</p>
<p>Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah. Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya. Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya. Lihatlah gadis itu pada suatu hari ketika ayahnya pulang dengan luka memercik darah dan kepala yang dilumur isi perut unta. Ia bersihkan hati-hati, ia seka dengan penuh cinta. Ia bakar perca, ia tempelkan ke luka untuk menghentikan darah ayahnya. Semuanya dilakukan dengan mata gerimis dan hati menangis. Muhammad ibn ’Abdullah Sang Tepercaya tak layak diperlakukan demikian oleh kaumnya!<br />
Maka gadis cilik itu bangkit. Gagah ia berjalan menuju Ka’bah. Di sana, para pemuka Quraisy yang semula saling tertawa membanggakan tindakannya pada Sang Nabi tiba-tiba dicekam diam. Fathimah menghardik mereka dan seolah waktu berhenti, tak memberi mulut-mulut jalang itu kesempatan untuk menimpali. Mengagumkan!<br />
‘Ali tak tahu apakah rasa itu bisa disebut cinta. Tapi, ia memang tersentak ketika suatu hari mendengar kabar yang mengejutkan. Fathimah dilamar seorang lelaki yang paling akrab dan paling dekat kedudukannya dengan Sang Nabi. Lelaki yang membela Islam dengan harta dan jiwa sejak awal-awal risalah. Lelaki yang iman dan akhlaqnya tak diragukan; Abu Bakr Ash Shiddiq, Radhiyallaahu ’Anhu.<br />
”Allah mengujiku rupanya”, begitu batin ’Ali. Ia merasa diuji karena merasa apalah ia dibanding Abu Bakr. Kedudukan di sisi Nabi? Abu Bakr lebih utama, mungkin justru karena ia bukan kerabat dekat Nabi seperti ’Ali, namun keimanan dan pembelaannya pada Allah dan RasulNya tak tertandingi. Lihatlah bagaimana Abu Bakr menjadi kawan perjalanan Nabi dalam hijrah sementara ’Ali bertugas menggantikan beliau untuk menanti maut di ranjangnya..<br />
Lihatlah juga bagaimana Abu Bakr berda’wah. Lihatlah berapa banyak tokoh bangsawan dan saudagar Makkah yang masuk Islam karena sentuhan Abu Bakr; ’Utsman, ’Abdurrahman ibn ’Auf, Thalhah, Zubair, Sa’d ibn Abi Waqqash, Mush’ab.. Ini yang tak mungkin dilakukan kanak-kanak kurang pergaulan seperti ’Ali. Lihatlah berapa banyak budak muslim yang dibebaskan dan para faqir yang dibela Abu Bakr; Bilal, Khabbab, keluarga Yassir, ’Abdullah ibn Mas’ud.. Dan siapa budak yang dibebaskan ’Ali? Dari sisi finansial, Abu Bakr sang saudagar, insyaallah lebih bisa membahagiakan Fathimah. ’Ali hanya pemuda miskin dari keluarga miskin.<br />
”Inilah persaudaraan dan cinta”, gumam ’Ali. ”Aku mengutamakan Abu Bakr atas diriku, aku mengutamakan kebahagiaan Fathimah atas cintaku.” Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan atau mempersilakan. Ia adalah keberanian, atau pengorbanan.<br />
Beberapa waktu berlalu, ternyata Allah menumbuhkan kembali tunas harap di hatinya yang sempat layu. Lamaran Abu Bakr ditolak. Dan ’Ali terus menjaga semangatnya untuk mempersiapkan diri.<br />
Ah, ujian itu rupanya belum berakhir. Setelah Abu Bakr mundur, datanglah melamar Fathimah seorang laki-laki lain yang gagah dan perkasa, seorang lelaki yang sejak masuk Islamnya membuat kaum muslimin berani tegak mengangkat muka, seorang laki-laki yang membuat syaithan berlari takut dan musuh-musuh Allah bertekuk lutut. ’Umar ibn Al Khaththab. Ya, Al Faruq, sang pemisah kebenaran dan kebathilan itu juga datang melamar Fathimah.<br />
’Umar memang masuk Islam belakangan, sekitar 3 tahun setelah ’Ali dan Abu Bakr. Tapi siapa yang menyangsikan ketulusannya? Siapa yang menyangsikan kecerdasannya untuk mengejar pemahaman? Siapa yang menyangsikan semua pembelaan dahsyat yang hanya ’Umar dan Hamzah yang mampu memberikannya pada kaum muslimin? Dan lebih dari itu, ’Ali mendengar sendiri betapa seringnya Nabi berkata, ”Aku datang bersama Abu Bakr dan ’Umar, aku keluar bersama Abu Bakr dan ’Umar, aku masuk bersama Abu Bakr dan ’Umar..” Betapa tinggi kedudukannya di sisi Rasul, di sisi ayah Fathimah.<br />
Lalu coba bandingkan bagaimana dia berhijrah dan bagaimana ’Umar melakukannya. ’Ali menyusul sang Nabi dengan sembunyi-sembunyi, dalam kejaran musuh yang frustasi karena tak menemukan beliau Shallallaahu ’Alaihi wa Sallam. Maka ia hanya berani berjalan di kelam malam. Selebihnya, di siang hari dia mencari bayang-bayang gundukan bukit pasir. Menanti dan bersembunyi. ’Umar telah berangkat sebelumnya. Ia thawaf tujuh kali, lalu naik ke atas Ka’bah. ”Wahai Quraisy”, katanya. ”Hari ini putera Al Khaththab akan berhijrah. Barangsiapa yang ingin isterinya menjanda, anaknya menjadi yatim, atau ibunya berkabung tanpa henti, silakan hadang ’Umar di balik bukit ini!”<br />
’Umar adalah lelaki pemberani. ’Ali, sekali lagi sadar. Dinilai dari semua segi dalam pandangan orang banyak, dia pemuda yang belum siap menikah. Apalagi menikahi Fathimah binti Rasulillah! Tidak. ’Umar jauh lebih layak. Dan ’Ali ridha. Mencintai tak berarti harus memiliki. Mencintai berarti pengorbanan untuk kebahagiaan orang yang kita cintai. Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan. Itulah keberanian. Atau mempersilakan. Yang ini pengorbanan.<br />
Maka ’Ali bingung ketika kabar itu meruyak. Lamaran ’Umar juga ditolak. Menantu macam apa kiranya yang dikehendaki Nabi? Yang seperti ’Utsman sang miliarder kah yang telah menikahi Ruqayyah binti Rasulillah? Yang seperti Abul ’Ash ibn Rabi’ kah, saudagar Quraisy itu, suami Zainab binti Rasulillah? Ah, dua menantu Rasulullah itu sungguh membuatnya hilang kepercayaan diri. Di antara Muhajirin hanya ’Abdurrahman ibn ’Auf yang setara dengan mereka. Atau justru Nabi ingin mengambil menantu dari Anshar untuk mengeratkan kekerabatan dengan mereka? Sa’d ibn Mu’adz kah, sang pemimpin Aus yang tampan dan elegan itu? Atau Sa’d ibn ’Ubadah, pemimpin Khazraj yang lincah penuh semangat itu?<br />
”Mengapa bukan engkau yang mencoba kawan?”, kalimat teman-teman Ansharnya itu membangunkan lamunan. ”Mengapa engkau tak mencoba melamar Fathimah? Aku punya firasat, engkaulah yang ditunggu-tunggu Baginda Nabi..”<br />
”Aku?”, tanyanya tak yakin.<br />
”Ya. Engkau wahai saudaraku!”<br />
”Aku hanya pemuda miskin. Apa yang bisa kuandalkan?”<br />
”Kami di belakangmu, kawan! Semoga Allah menolongmu!”<br />
’Ali pun menghadap Sang Nabi. Maka dengan memberanikan diri, disampaikannya keinginannya untuk menikahi Fathimah. Ya, menikahi. Ia tahu, secara ekonomi tak ada yang menjanjikan pada dirinya. Hanya ada satu set baju besi di sana ditambah persediaan tepung kasar untuk makannya. Tapi meminta waktu dua atau tiga tahun untuk bersiap-siap? Itu memalukan! Meminta Fathimah menantikannya di batas waktu hingga ia siap? Itu sangat kekanakan. Usianya telah berkepala dua sekarang. ”Engkau pemuda sejati wahai ’Ali!”, begitu nuraninya mengingatkan. Pemuda yang siap bertanggungjawab atas rasa cintanya. Pemuda yang siap memikul resiko atas pilihan-pilihannya. Pemuda yang yakin bahwa Allah Maha Kaya.<br />
Lamarannya berjawab, ”Ahlan wa sahlan!” Kata itu meluncur tenang bersama senyum Sang Nabi. Dan ia pun bingung. Apa maksudnya? Ucapan selamat datang itu sulit untuk bisa dikatakan sebagai isyarat penerimaan atau penolakan. Ah, mungkin Nabi pun bingung untuk menjawab. Mungkin tidak sekarang. Tapi ia siap ditolak. Itu resiko. Dan kejelasan jauh lebih ringan daripada menanggung beban tanya yang tak kunjung berjawab. Apalagi menyimpannya dalam hati sebagai bahtera tanpa pelabuhan. Ah, itu menyakitkan.<br />
”Bagaimana jawab Nabi kawan? Bagaimana lamaranmu?”<br />
”Entahlah..”<br />
”Apa maksudmu?”<br />
”Menurut kalian apakah ’Ahlan wa Sahlan’ berarti sebuah jawaban!”<br />
”Dasar tolol! Tolol!”, kata mereka, ”Eh, maaf kawan.. Maksud kami satu saja sudah cukup dan kau mendapatkan dua! Ahlan saja sudah berarti ya. Sahlan juga. Dan kau mendapatkan Ahlan wa Sahlan kawan! Dua-duanya berarti ya!”<br />
Dan ’Ali pun menikahi Fathimah. Dengan menggadaikan baju besinya. Dengan rumah yang semula ingin disumbangkan kawan-kawannya tapi Nabi berkeras agar ia membayar cicilannya. Itu hutang. Dengan keberanian untuk mengorbankan cintanya bagi Abu Bakr, ’Umar, dan Fathimah. Dengan keberanian untuk menikah. Sekarang. Bukan janji-janji dan nanti-nanti. ’Ali adalah gentleman sejati. Tidak heran kalau pemuda Arab memiliki yel, “Laa fatan illa ‘Aliyyan! Tak ada pemuda kecuali Ali!”<br />
Inilah jalan cinta para pejuang. Jalan yang mempertemukan cinta dan semua perasaan dengan tanggungjawab. Dan di sini, cinta tak pernah meminta untuk menanti. Seperti ’Ali. Ia mempersilakan. Atau mengambil kesempatan. Yang pertama adalah pengorbanan. Yang kedua adalah keberanian. Dan bagi pencinta sejati, selalu ada yang manis dalam mencecap keduanya.</p>
<p>Di jalan cinta para pejuang, kita belajar untuk bertanggungjawab atas setiap perasaan kita..</p>
<p>July 9, 2008 by <a title="Posts by salim-a-fillah" href="http://salim-a-fillah.blog.friendster.com/author/salim-a-fillah/">salim-a-fillah</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kripikpedas.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kripikpedas.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kripikpedas.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kripikpedas.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kripikpedas.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kripikpedas.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kripikpedas.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kripikpedas.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kripikpedas.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kripikpedas.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kripikpedas.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kripikpedas.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kripikpedas.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kripikpedas.wordpress.com/221/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=221&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/13/mencintai-sejantan-%e2%80%98ali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83472491d4ed91812f0089061be76925?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hidayato</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Thalhah, Sebuah Kenangan Atas Cinta</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/12/thalhah-sebuah-kenangan-atas-cinta/</link>
		<comments>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/12/thalhah-sebuah-kenangan-atas-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 08:55:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayato</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kripikpedas.wordpress.com/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[Tiap pahlawan punya kisahnya sendiri. Di perang Uhud, ketika tubuhnya memerisai Rasulullah dan tujuh puluh luka berlomba menguras darahnya, Thalhah ibn ‘Ubaidillah berdoa sambil menggigit bibir. “Rabbii”, begitu lirihnya, “Khudz bidaamii hadzal yauum, hattaa tardhaa. Ya Allah, ambil darahku hari ini sekehendakMu hingga Engkau ridha.” Tombak, pedang, dan panah yang menyerpih tubuh dibiarkannya, dipeluknya badan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=216&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiap pahlawan punya kisahnya sendiri.</p>
<p>Di perang Uhud, ketika tubuhnya memerisai Rasulullah dan tujuh puluh luka berlomba menguras darahnya, Thalhah ibn ‘Ubaidillah berdoa sambil menggigit bibir. “Rabbii”, begitu lirihnya, “<em>Khudz bidaamii hadzal yauum, hattaa tardhaa.</em> Ya Allah, ambil darahku hari ini sekehendakMu hingga Engkau ridha.” Tombak, pedang, dan panah yang menyerpih tubuh dibiarkannya, dipeluknya badan sang Nabi seolah tak rela seujung bulu pun terpapas.</p>
<p>“Kalau ingin melihat syahid yang masih berjalan di muka bumi”, begitu Sang Nabi bersabda, “Lihatlah pada Thalhah”. Dan Thalhah, yang jalannya terpincang, yang jarinya tak utuh, yang tubuhnya berlumur luka tersenyum malu dan menitikkan air mata. Terlihatlah di pipinya bening luh itu, mengalir di atas darah yang mengering merah.</p>
<p>Tetapi tiap pahlawan punya kisahnya sendiri.</p>
<p>Satu hari ia berbincang dengan ‘Aisyah, isteri sang Nabi, yang masih terhitung sepupunya. Rasulullah datang, dan wajah beliau pias tak suka. Dengan isyarat, beliau <em>Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam</em> meminta ‘Aisyah masuk ke dalam bilik. Wajah Thalhah memerah. Ia undur diri bersama gumam dalam hati, “Beliau melarangku berbincang dengan ‘Aisyah. Tunggu saja, jika beliau telah diwafatkan Allah, takkan kubiarkan orang lain mendahuluiku melamar ‘Aisyah.”</p>
<p>Satu saat dibisikannya maksud itu pada seorang kawan, “Ya, akan kunikahi ‘Aisyah jika Nabi telah wafat.”</p>
<p>Gumam hati dan ucapan Thalhah disambut wahyu. Allah menurunkan firmanNya kepada Sang Nabi dalam ayat kelimapuluhtiga surat Al Ahzab, “Dan apabila kalian meminta suatu hajat kepada isteri Nabi itu, maka mintalah pada mereka dari balik hijab. Demikian itu lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka. Kalian tiada boleh menyakiti Rasulullah dan tidak boleh menikahi isteri-isterinya sesudah wafatnya selama-lamanya.”</p>
<p>Ketika ayat itu dibacakan padanya, Thalhah menangis. Ia lalu memerdekakan budaknya, menyumbangkan kesepuluh untanya untuk jalan Allah, dan menunaikan haji dengan berjalan kaki sebagai taubat dari ucapannya. Kelak, tetap dengan penuh cinta dinamainya putri kecil yang disayanginya dengan asma ‘Aisyah. ‘Aisyah binti Thalhah. Wanita jelita yang kelak menjadi permata zamannya dengan kecantikan, kecerdasan, dan kecemerlangannya. Persis seperti ‘Aisyah binti Abi Bakr yang pernah dicintai Thalhah.</p>
<p>Begitulah, tiap pahlawan punya kisahnya sendiri.</p>
<p>Sesudah wafatnya ‘Utsman ibn ‘Affan di tangan para pemberontak, fitnah besar itu terjadilah. Thalhah bersama Zubair ibn Al ‘Awwam dan ‘Aisyah memerangi ‘Ali ibn Abi Thalib untuk menuntut bela kematian ‘Utsman, meminta ditegakkannya keadilan atas para pembunuh ‘Utsman yang sebagiannya kini menjadi penyokong utama kekhalifahan ‘Ali ibn Abi Thalib. Keadaan sangat tidak mudah bagi ‘Ali. Pilihan-pilihannya terbatas. Thalhah tahu itu. Tapi dia sendiri juga kesulitan bersikap lain di tengah kedua kubu.</p>
<p>Satu hari, dalam perang yang dikenal sebagai <em>Waq’ah Jamal</em> itu, ‘Ali mengirim utusan, memohon agar bisa berjumpa dengan kedua sahabat yang dicintainya; Thalhah dan Az Zubair. Mereka berdua datang. Mereka bertiga berpelukan. Tak terasa air mata meleleh. Kenangan-kenangan ketika ketiganya bersipadu di sisi Rasulullah berkelebatan dengan indah. Namun kini terasa menyesakkan. Menyakitkan. Dulu pedang mereka seayun, langkah mereka sebaris, tangannya bergandengan. Kini mereka harus berhadapan saling menghunus pedang, dengan mata saling menatap tajam, tapi hati tersembilu.</p>
<p>Dan seolah tak ada jalan selain itu.</p>
<p>Sesudah menyeka air mata, ‘Ali menggenggam jemari Thalhah dan menatap dalam ke wajahnya. Dengan menghela nafas, ‘Ali mencoba menyusun kata. “Ingatkah engkau hai Thalhah, mengapa Allah turunkan ayat tentang hijab bagi isteri Nabi dan mengapa Dia melarang kita untuk menikahi janda beliau?”</p>
<p>Thalhah terisak. Dadanya bergemuruh oleh malu dan sesal. Bahu kekarnya bergeletar.</p>
<p>‘Ali menepuk bahu Thalhah. “Ya”, katanya sambil mengalihkan pandangan, tak sanggup melihat tercabiknya batin Thalhah oleh kata-katanya. Tapi demi perdamaian dan persatuan kembali kaum Muslimin, ‘Ali mau tak mau harus mengatakan ini. Ia menguatkan hati. “Ayat itu turun karena maksud hati dan ucapanmu untuk menikahi ‘Aisyah.”</p>
<p>‘Ali meraba reaksi Thalhah. Lalu Ia melanjutkan sambil menatap tajam pada sahabatnya itu. “Dan kini sesudah beliau <em>Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam</em> benar-benar wafat, mengapa engkau justru membawa ‘Aisyah keluar dari hijabnya dan mengajaknya mengendarai unta dan berperang di sisimu?”</p>
<p>Thalhah menubruk ‘Ali, memeluk dan menangis di bahunya. Hari itu mereka sepakat berdamai dan menyudahi perang saudara. Dan di hari itu pula, sepulang dari kemah ‘Ali, Thalhah, bersama Az Zubair sahabatnya dibunuh oleh orang-orang yang tak menghendaki perdamaian. Dan ‘Ali ibn Abi Thalib dengan duka yang begitu dalam, sore itu, menggali kubur untuk kedua cintanya.</p>
<p>March 18, 2009 by <a title="Posts by salim-a-fillah" href="http://salim-a-fillah.blog.friendster.com/author/salim-a-fillah/">salim-a-fillah</a></p>
<p>-Salim A. Fillah-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kripikpedas.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kripikpedas.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kripikpedas.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kripikpedas.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kripikpedas.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kripikpedas.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kripikpedas.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kripikpedas.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kripikpedas.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kripikpedas.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kripikpedas.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kripikpedas.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kripikpedas.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kripikpedas.wordpress.com/216/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=216&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/12/thalhah-sebuah-kenangan-atas-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83472491d4ed91812f0089061be76925?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hidayato</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ekstase Mi’raj</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/11/ekstase-mi%e2%80%99raj/</link>
		<comments>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/11/ekstase-mi%e2%80%99raj/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jul 2011 10:52:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayato</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kripikpedas.wordpress.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Ekstase Mi’raj Sekiranya ku menjadi Muhammad Takkan sudi ku beranjak ke bumi Setelah sampai di dekat ’Arsyi -’Abdul Quddus, Sufi Ganggoh- Buraq namanya. Maka ia serupa barq, kilat yang melesat dengan kecepatan cahaya. Malam itu diiring Jibril, dibawanya seorang Rasul mulia ke Masjidil Aqsha. Khadijah, isteri setia, lambang cinta penuh pengorbanan itu telah tiada. Demikian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=213&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a title="" href="http://salim-a-fillah.blog.friendster.com/2008/07/ekstase-miraj/">Ekstase Mi’raj</a></h2>
<p align="right"><em>Sekiranya ku menjadi Muhammad</em></p>
<p align="right"><em>Takkan sudi ku beranjak ke bumi</em></p>
<p align="right"><em>Setelah sampai di dekat ’Arsyi</em></p>
<p align="right"><strong>-’Abdul</strong><strong><br />
<strong>Quddus, <em>Sufi Ganggoh</em>-</strong></strong></p>
<p>Buraq<br />
namanya. Maka ia serupa <em>barq</em>,<br />
kilat yang melesat dengan kecepatan cahaya. Malam itu diiring Jibril,<br />
dibawanya seorang Rasul mulia ke Masjidil Aqsha. Khadijah, isteri<br />
setia, lambang cinta penuh pengorbanan itu telah tiada. Demikian juga<br />
Abu Thalib, sang pelindung yang penuh kasih meski tetap enggan<br />
beriman. Ia sudah meninggal. Rasul itu berduka. Ia merasa sebatang<br />
kara. Ia merasa sendiri menghadapi gelombang pendustaan, penyiksaan,<br />
dan penentangan terhadap seruan sucinya yang kian meningkat seiring<br />
bergantinya hari. Ia merasa sepi. Maka Allah hendak menguatkannya.<br />
Allah memperlihatkan kepadanya sebagian dari tanda kuasaNya.</p>
<p>Buraq<br />
namanya. Ia diikat di pintu Masjid Al Aqsha<br />
ketika seluruh Nabi dan Rasul berhimpun di sana. Mereka shalat. Dan<br />
penumpangnya itu kini mengimami mereka semua. Tetapi dari sini Sang<br />
Nabi berangkat untuk perjalanan yang menyejarah. Disertai Jibril ia<br />
naik ke langit, memasuki lapis demi lapis. Bertemu Adam, Yahya serta<br />
’Isa, Yusuf, Idris, Harun, Musa, dan Ibrahim. Lalu terus ke<br />
Sidratul Muntaha, Baitul Ma’mur, dan naik lagi menghadap Allah<br />
hingga jaraknya kurang dari dua ujung busur. Allah membuka tabirNya..</p>
<p>Allah.. Allah.. Jika melihat Yusuf yang tampan<br />
sudah membuat jari para wanita teriris mati rasa, apa gerangan rasa<br />
melihat Sang Pencipta yang Maha Indah? Atau katakan padaku shahabat,<br />
apa yang kau rasakan saat melihat Ka’bah yang mulia untuk pertama<br />
kalinya? Ya, sebuah ekstase. Kita haru. Kita syahdu. Air mata<br />
menitik. Raga terasa ringan. Jiwa kita penuh. Mulut kita ternganga.<br />
Maka apa kira-kira yang dirasakan Muhammad, <em>Shallallaahu</em><em><br />
<em>’Alaihi wa Sallam</em></em> ketika ia mi’raj<br />
bertemu Rabbnya? Kesyahduan. Keterpesonaan. Kesejukan. Kenikmatan<br />
ruhani. Kelegaan jiwa. Tiada tara. Tiada tara. Tiada tara.</p>
<p>Demi Allah, alangkah indahnya, betapa nikmatnya..</p>
<p>Maka<br />
ada benarnya Sufi Ganggoh itu. Di saat<br />
mengalami puncak kenikmatan ruhani itu, tentu ada goda untuk bertahan<br />
lama-lama di sana. Kalau bisa, kita ingin<br />
menikmatinya selamanya. Atau setidaknya mengulanginya. Lagi dan lagi.<br />
Kesyahduan yang tak terlukiskan, ruhani yang terasa penuh,<br />
berkecipak, mengalun. Jiwa yang terpana bagaikan titik air menyatu<br />
dengan samudera, kedirian kita hilang lenyap ditelan kemuliaan dan<br />
keagungan Ilahi. Kita ingin mereguknya, menyesapnya, lalu rebah,<br />
dipeluk, direngkuh, dan menyandarkan hati di situ saja.<br />
Selama-lamanya.</p>
<p>Kenikmatan ruhani. Kekhusyu’an batin. Kita pasti<br />
ingin menikmatinya selalu. Kita menghasratkannya tiap waktu.</p>
<p>Tetapi justru di situlah salahnya.</p>
<p>Justru di situlah kekeliruan terbesar kita.</p>
<p>Coba tengok perjalanan mi’raj Sang Nabi. Ia<br />
tidak terjadi setiap hari. Ia terjadi sekali, hanya ketika deraan<br />
rasa sakit, badai kepiluan, dan himpitan beban telah melampaui daya<br />
tahan kemanusiaan. Ia terjadi ketika sang Rasul merasakan puncak<br />
kepayahan jiwa; da’wah yang ditolak, seruan yang diabaikan,<br />
pengikut yang tak seberapa, sahabat-sahabat yang disiksa, dan para<br />
penyokong utama satu demi satu mencukupkan usia. Maka satu hal yang<br />
kita maknai dari perjalanan mi’raj adalah, bahwa ia sekedar sebuah<br />
<em>waqfah</em>. Ia<br />
sebuah perhentian sejenak. Sebuah oase tempat Sang Nabi mengisi ulang<br />
bekal perjalanannya. Bekal perjuangannya.</p>
<p>Mi’raj bukanlah titik akhir dari perjalanan itu.<br />
Merasakan kenikmatan ruhani yang dahsyat<br />
bukanlah tujuan dari perjalanan hidup dan risalahnya. Itulah yang<br />
membuat Sang Nabi dan Sang Sufi dari Ganggoh bertolak belakang. Jika<br />
Sang Sufi memandang ekstase kenikmatan ruhani itu sebagai tujuan<br />
hidupnya, Sang Nabi sekedar menjadikannya sebuah rehat. Sejenak<br />
mengambil kembali energi ruhani, mengisi ulang stamina jiwa. Sesudah<br />
itu dunia menantinya untuk berkarya bagi kemanusiaan. Dan iapun, kata<br />
Muhammad Iqbal dalam <em>Ziarah Abadi</em>,<br />
menyisipkan diri ke kancah zaman.</p>
<p align="right"><em>Padaku</em><em><br />
<em>malaikat menawarkan,</em></em></p>
<p align="right">”<em>Tinggallah</em><em><br />
<em>di langit ini, bersama syahdu sujud-sujud kami</em></em></p>
<p align="right"><em>Bersama</em><em><br />
<em>kenikmatan-kenikmatan suci”</em></em></p>
<p align="right">”<em>Tidak!”,</em><em><br />
<em>kataku, ”Di bumi masih ada angkara aniaya</em></em></p>
<p align="right"><em>Di</em><em><br />
<em>sanalah aku mengabdi, berkarya,</em><br />
<em>berkorban</em></em></p>
<p align="right"><em>Hingga</em><em><br />
<em>batas waktu yang telah ditentukan.”</em></em></p>
<p>Inilah jalan cinta para pejuang. Para penitinya<br />
bukanlah para pengejar ekstase dan kenikmatan ruhani. Mereka adalah<br />
pejuang yang mengajak pada kebaikan, memerintahkan yang ma’ruf,<br />
mencegah yang munkar, dan beriman kepada Allah. Dalam kerja-kerja<br />
besar itu, terkadang mereka  merasa lelah, merasa lemah, merasa<br />
terkuras. Maka Allah menyiapkan mi’raj bagi mereka. Sang Nabi yang<br />
cinta dan kerja da’wahnya tiada tara itu memang mendapat mi’raj<br />
istimewa; langsung menghadap Allah <em>’Azza</em><em><br />
<em>wa Jalla</em></em>. Kita, para pengikutnya,<br />
berbahagia mendapat sabdanya, ”Saat mi’raj seorang mukmin adalah<br />
shalat!”</p>
<p>Shalat, kata Sayyid<br />
Quthb, adalah hubungan langsung antara manusia yang fana dan kekuatan<br />
yang abadi. Ia adalah waktu yang telah dipilih<br />
untuk pertemuan setetes air yang terputus dengan sumber yang tak<br />
pernah kering. Ia adalah kunci perbendaharaan yang mencukupi,<br />
memuaskan, dan melimpah. Ia adalah pembebasan dari batas-batas<br />
realita bumi yang kecil menuju realita alam raya. Ia adalah angin,<br />
embun, dan awan di siang hari di siang hari bolong nan terik. Ia<br />
adalah sentuhan yang lembut pada hati yang letih dan payah.</p>
<p>Maka shalat adalah rehat. Ketika tulang-tulang<br />
terasa berlolosan dalam jihad, rasa kebas di otot dan kulit berkuah<br />
keringat, Sang Nabi bersabda pada muadzinnya, ”<em>Yaa</em><em><br />
<em>Bilal, Arihna bish shalaah</em></em>.. Hai Bilal,<br />
istirahatkan kami dengan shalat!</p>
<p>July 7, 2008 by <a title="Posts by salim-a-fillah" href="http://salim-a-fillah.blog.friendster.com/author/salim-a-fillah/">salim-a-fillah</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kripikpedas.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kripikpedas.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kripikpedas.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kripikpedas.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kripikpedas.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kripikpedas.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kripikpedas.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kripikpedas.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kripikpedas.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kripikpedas.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kripikpedas.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kripikpedas.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kripikpedas.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kripikpedas.wordpress.com/213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=213&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/11/ekstase-mi%e2%80%99raj/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83472491d4ed91812f0089061be76925?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hidayato</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jenis &#8211; Jenis Pengamen</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/07/jenis-jenis-pengamen/</link>
		<comments>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/07/jenis-jenis-pengamen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 03:19:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayato</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kripikpedas.wordpress.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[Well, hari ini pergi ke PLM dalam rangka -&#62;Ketemu dosen-&#62;minta tanda tangan tu dosen-&#62;fotokopi yang sudah di tanda tangani tu dosen-&#62;pulang ke Indralaya-&#62;ngumpul yang ditanda tangani tu dosen / yang asli + fotokopinya. Ehhh bukannya selesai rencananya, malah dapet cerita baru. Inilah ceritanya : Dalam perjalanan tersebut dari pergi sampai pulang kembali ketemu dengan beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=205&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2011/07/pengamen.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-207" title="pengamen" src="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2011/07/pengamen.jpg?w=245&#038;h=270" alt="" width="245" height="270" /></a>Well, hari ini pergi ke PLM dalam rangka -&gt;Ketemu dosen-&gt;minta tanda tangan tu dosen-&gt;fotokopi yang sudah di tanda tangani tu dosen-&gt;pulang ke Indralaya-&gt;ngumpul yang ditanda tangani tu dosen / yang asli + fotokopinya. Ehhh bukannya selesai rencananya, malah dapet cerita baru.</p>
<p>Inilah ceritanya : Dalam perjalanan tersebut dari pergi sampai pulang kembali ketemu dengan beberapa orang pengamen dan saya berusaha mengkategorikannya (bukan berdasarkan perorangan atau kelompok dan juga jenis suara)..</p>
<ol>
<li>Pengamen Stylish</li>
</ol>
<p>Pengamen yang pertama yaitu pengamen yang stylish yang sy temuin ketika m berangkat ke PLM. Ni pengamen punya gaya yang,yah enak dilihat. Para pengamen jenis ini untuk masalah gaya boleh dibilang <em>good looking</em>, suaranya ada yang berbanding lurus dengan gaya dan juga ada yang 360 derajat beda. Biasanya mereka  berusaha menunjukkan kepada penumpang “<em>Ini loh kami, gak bakalan nyesel kalian beri kami uang”</em>.</p>
<p>2.  Pengamen Cilik</p>
<p>Tak jarang dalam satu hari (khususnya perjalan dari PLM ke ILY dan sebaliknya (khusus pake bus)), bisa ada beberapa pengamen yang naik ke bus yang sama. Jadi biasanya pengamen yang naik dari ILY (yang memakan waktu lebih kurang 1 jam kalau normal)hanya memainkan 2-3 buah lagu. So mereka turun sebelum sampai ke PLM, dan hampir saya perhatikan (semenjak naik bus ILY untuk pertama kali…ciyee)kebanyakan dari mereka memilih berhenti di jembatan, yah jembatan yang sering buat macet itu.</p>
<p>Para pengamen cilik ini mulai naik di daerah KTP, umur 7-belasan tahun, 1 orang atau bawa temen, adik atau siapalah, dan yang jelas bawa ukulele..Yap, ada beberapa yang punya talent(buset bahasanya), tapi tidak sedikit yang amburadul, kumel. Ehm..Kalau liat mereka selalu berpikiran : “<em>Mana orang tua mu nak</em>??.</p>
<p>Ada beberapa lirik yang masih terngiang dari lagu yang mereka nyanyikan : ….PLM Adipura, Angling Darma Karmapala, MakLampir goyang Amerika langsung hancur, kebanyakan goyang …ap gitu…</p>
<p>3. Pengamen RockerMan</p>
<p>Jenis ini baru sy temukan sekali seumur hidup. Tepat naik di lampu merah Rs Char*itas, petantang – petenteng, pake kaos, topi terbalik, celana jeans, Naek bus, tanpa opening langsung : Waaaaa…waaaa..(sambil bayangin roker nyanyi ya..dengan skill gitar lumayan,pokoknya roker lah), kemampuan listening sy yng kurang bagus atau intonasi tu orang yang berantakan, lagu bahasa inggrisnya tak ku mengerti, pokoknya selesai, tanpa closing, minta duit(kebetulan banyak yang g ngasih/kecuali sy..hehe..Riya’ woy!!), and then turun dari bus deh..Wih niat g MAN.</p>
<p>4. Pengaremanman</p>
<p>Ini yang paling parah, naik dari deket pasar 16, dengan gaya gothic yang g jelas, nyanyi Lagu Armada : Kau terindah, kan slalu terindah, aku bisa apa untuk memilikimu..bla..bla, selesai, minta uang dengan PAKSA(mhn mf klw ceritanya agak seram).</p>
<p>Tepat tuh ibu – ibu samping sy, wih..untung sy g liat, coba klw liat.Bisa kena palak juga nih..he..<em>Emang si paling Cuma ngasih serebu atau lima ratus, tapi caranya itu loh</em>..kata ibu- ibu cerita ke bapak – bapak sampingnya ibu – ibu itu.</p>
<p>Yang jadi pertanyaan sampai sekarang, tu orang yang jadi pekerjaan tetapnya apa, apakah preman, atau pengamen atau jadi preman cuma part time nya doang..ihhh</p>
<p>5. Pengamen menakutkan</p>
<p>Tatoo, itu mungkin yang bisa mewakili sisi yang menakutkan dari mereka, oh iya pake anting juga, terserah deh mau di telinga, hidung, mata, ataupun lidah..Untuk jenis ini ada dua kemungkinan alasan memberi mereka uang, karena lagi pengen sedekah, dan TAKUT..he</p>
<p>6. Pengamen berpendidikan</p>
<p>Untuk nomor 5 sampe seterusnya tidak di hari yang sama.</p>
<p>Pengaman yang satu ini biasanya dari kalangan mahasiswa. Ada banyak factor yang mendurung mereka ngamen seperti :ujung bulan, lumayan buat makan, pengen cari pengalaman ngamen, mempraktekkan ilmu sosialisasi, mempelajari perilaku penumpang, ongkos gratis, mngisi waktu luang, sampai mencari bahan Skripsi (aduh kok ngomongin skripsi sih..:)). Mereka mereka ini wajib pede or tahan malu..</p>
<p>7. Pengamen Religi</p>
<p>Sudah tau kan jenis pengamen ini, boleh dibuktikan deh kalau pengamen ini membawakan lagu dalam playlist mereka lagu religi,, hampir dipastikan semua penumpang ngasih, satu orang 1 ribu..Terbukti manjur, dapet uang, dapet pahala</p>
<p>8. Pengamen bermodal</p>
<p>Pengamen ini lain dari biasaya, yang sendiri ada bawa pengeras suara dan langsung karaoke, ada yang berkelompok pake biola+gitar+gendang.</p>
<p>9. Pengamen, maaf, yang anggota tubuhnya ada yang tidak seperti orang biasanya</p>
<p>Pengamen jenis ini, wah…I cannot write anything about this type.make me sad!!</p>
<p>Well, its oke, MEngamen adalah salah satu cara yang halal dalam mencari uang, tapi inget segala sesuatu itu harus professional n totalitas.. <strong><em>Kata ustad itu jadi salah satu ladang pahala buat kalian, buat sedekah, kalau pun kalian tidak memberi yah jangan  mengumpat/ngedumel/berutukkan/ngatain mereka..Yah tinggal qt terus doain supaya mereka – mereka yang ngamen tersebut supaya dapet : pekerjaan yang lebih baik, n yang jelas HIdayahNYA ALLAH  SWT..Amiiinn  </em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kripikpedas.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kripikpedas.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kripikpedas.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kripikpedas.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kripikpedas.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kripikpedas.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kripikpedas.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kripikpedas.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kripikpedas.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kripikpedas.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kripikpedas.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kripikpedas.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kripikpedas.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kripikpedas.wordpress.com/205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=205&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kripikpedas.wordpress.com/2011/07/07/jenis-jenis-pengamen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83472491d4ed91812f0089061be76925?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hidayato</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2011/07/pengamen.jpg?w=272" medium="image">
			<media:title type="html">pengamen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>101 Alasan Mengapa Saya Pakai Jilbab</title>
		<link>http://kripikpedas.wordpress.com/2010/09/02/101-alasan-mengapa-saya-pakai-jilbab/</link>
		<comments>http://kripikpedas.wordpress.com/2010/09/02/101-alasan-mengapa-saya-pakai-jilbab/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 02:04:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayato</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wanita (akhwat), Pacaran, Menikah, Syurga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kripikpedas.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Menjalankan syi’ar Islam. Berniat untuk ibadah. Menutup aurat terhadap yang bukan muhrim. Karena saya ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan saya, menyempurnakan kejadian, memberi rizki, melindungi, dan menolong saya. Karena saya ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalahbeliau. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah). Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus. Seluruh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=189&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li><a href="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2010/09/jilbab_41.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-191" title="jilbab_41" src="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2010/09/jilbab_41.jpg?w=300&#038;h=240" alt="" width="300" height="240" /></a>Menjalankan syi’ar Islam.</li>
<li>Berniat untuk ibadah.</li>
<li>Menutup aurat terhadap yang bukan muhrim.</li>
<li>Karena saya ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan saya, menyempurnakan kejadian, memberi rizki, melindungi, dan menolong saya.<span id="more-189"></span></li>
<li>Karena saya ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalahbeliau.</li>
<li>Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah).</li>
<li>Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus.</li>
<li>Seluruh ulama sepakat bahwa hukum mengenakan jilbab itu wajib.</li>
<li>Agar kaum wanita menutup auratnya.</li>
<li>Bukan karena gaya-gayaan.</li>
<li>Bukan karena mengikut trend.</li>
<li>Bukan karena berlagak sok suci.</li>
<li>Lebih baik sok suci dari pada sok zholim ^_^ .</li>
<li>Tidak sekadar bermaksud agar berbeda dari yang lain.</li>
<li>Meninggikan derajat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek nafsu semata.</li>
<li>Jilbab cocok untuk semua wanita yang mau menjaga dirinya dari objek nafsu semata.</li>
<li>Saya ingin menjadi wanita solihah.</li>
<li>Saya tengah berusaha mencapai derajat teqwa.</li>
<li>Jilbab adalah pakaian taqwa.</li>
<li>Jilbab adalah identitas wanita muslimah.</li>
<li>Diawali dengan mengenakan jilbab, saya ingin menapak jalan ke surga.</li>
<li>Menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian.</li>
<li>Istri-istri Rasulullah berbusana muslimah.</li>
<li>Para sahabiah (sahabat Rasulullah yang wanita) juga berbusana muslimah.</li>
<li>Mereka merupakan panutan seluruh muslimah, begitu juga saya.</li>
<li>Semoga Allah memberikan kepada kita balasan jannah yang sama seperti mereka.</li>
<li>Untuk meninggikan izzah Islam.</li>
<li>Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).</li>
<li>Jilbab lebih melindungi diri.</li>
<li>Membuat saya lebih merasa aman.</li>
<li>Menjaga diri dari gangguan lelaki usil.</li>
<li>Menjaga diri dari obyek pandangan lelaki yang hanya ingin ‘cuci mata’.</li>
<li>Menjaga diri dari objek syahwat lelaki.</li>
<li>Menjaga diri dari mata lelaki yang jelalatan.</li>
<li>Menjaga diri dari tangan-tangan usil yang ingin menjamah.</li>
<li>Menghin dari zina mata dan zina hati.</li>
<li>Merupakan pencegahan dari perbuatan zina itu sendiri.</li>
<li>Jilbab dapat menghindari saya dari sikap-sikap yang negatif.</li>
<li>Jilbab dapat menghapus keinginan-keinginan yang menyimpang.</li>
<li>Membuat saya lebih bersahaja.</li>
<li>Membuat saya lebih khusyu’.</li>
<li>Mejauhkan saya dari perbuatan dosa (insyaAllah).</li>
<li>Membuat saya malu bila berbuat dosa.</li>
<li>Mendekatkan saya pada Allah.</li>
<li>Mendekatkan saya pada Rasulullah.</li>
<li>Mendekatkan saya pada nabi-nabi-Nya.</li>
<li>Mendekatkan saya pada sesama muslim.</li>
<li>Mendekatkan saya pada ajaran Islam.</li>
<li>Membuat saya tetap ingin belajar tentang Islam.</li>
<li>Membuat saya selalu merasa haus akan ajaran Islam.</li>
<li>Membuat saya tetap ingin menjalankan ajaran Islam.</li>
<li>Ajaran Islam berlaku sepanjang masa, tidak ada yang kuno.</li>
<li>Berjilbab bukan sesuatu yang kuno.</li>
<li>Mengatakan berjilbab itu kuno berarti telah menggugat otoritas Allah.</li>
<li>Allah Yang Maha Mengetahui lebih tahu apa yang terbaik bagi ummat-Nya.</li>
<li>Berjilbab, berarti menandakan kemajuan penerapan ajaran Islam di masa kini.</li>
<li>Merupakan satu barometer telah terbentuknya suatu lingkungan yang Islami.</li>
<li>Membedakan diri dari penganut agama lain.</li>
<li>Memudahkan dalam pengidentifikasian sesama saudari seiman.</li>
<li>Memperkuat tali silaturahmi dan ukuwah sesama muslimah.</li>
<li>Menghilangkan keraguan saya bila ingin menyapa saudari muslimah.</li>
<li>Memudahkan menanamkan rasa sayang-menyayangi sesama saudara/saudari seiman.</li>
<li>Membuat saya lebih terlihat anggun.</li>
<li>Membuat saya terlihat menyenangkan.</li>
<li>Membuat saya lebih terlihat wanita.</li>
<li>Tidak terlihat seperti laki-laki.</li>
<li>Membuat saya selalu berada dalam lingkungan yang Islami.</li>
<li>Jilbab menjaga saya dari pergaulan yang salah.</li>
<li>Memudahkan saya, dengan ijin Allah, mengenal lelaki yang salih.</li>
<li>Wanita yang baik (salihah) dengan lelaki yang baik (salih) pula.</li>
<li>Mudah-mudahan saya diberi jodoh lelaki yang salih.</li>
<li>Jodoh merupakan urusan Allah.</li>
<li>Dengan keta’atan pada Allah, Allah akan memberikan kemudahan-Nya.</li>
<li>Memudahkan saya dalam beraktifitas..</li>
<li>Membuat lebih mudah bergerak.</li>
<li>Jilbab menjagaku sehingga tidak terlihat lekuk-lekuk tubuh</li>
<li>Sangat repot bila memakai pakaian wanita seperti trend saat ini (yang ketat).</li>
<li>Saya tidak suka memakai celana jeans.</li>
<li>Celana jeans yang ketat dapat menyebabkan kanker rahim karena suhu di sekitar rahim tidak beraturan.</li>
<li>Menghemat waktu dalam berpakaian.</li>
<li>Menghemat waktu dalam berhias.</li>
<li>Tidak perlu repot-repot selalu berusaha mengikuti trend mode yang berkembang.</li>
<li>Menghemat biaya untuk membeli pakaian yang sedang trend.</li>
<li>Menghemat biaya untuk membeli make up.</li>
<li>Melindungi kulit wajah dari make up yang dapat merusak kulit.</li>
<li>Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.</li>
<li>Meminimalkan penyakit kanker kulit.</li>
<li>Sengatan matahari dapat mengurangi kelembaban kulit sehingga kulit jadi kering.</li>
<li>Meminimalkan munculnya bintik-bintik hitam pada permukaan kulit akibat perubahan pigmen di usia tertenu.</li>
<li>Melindungi rambut dari debu-debu yang berterbangan.</li>
<li>Debu-debu itu dapat mengotori rambut dan menyebabkan rambut mudah rontok yang berakibat kebotakan.</li>
<li>Menuntun saya untuk hidup lebih sederhana.</li>
<li>Menghindari hidup yang konsumtif.</li>
<li>Membuat diri tidak silau dengan kemegahan dunia dan segala perhiasannya.</li>
<li>Membuat saya lebih memikirkan hal lain selain mode dan perhiasan.</li>
<li>Menempatkan wanita menjadi subjek dalam proses pembangunan ummat.</li>
<li>Lebih mudah dalam menabung.</li>
<li>Memiliki kesempatan untuk melakukan ibadah haji.</li>
<li>Memiliki kesempatan lebih banyak untuk berinfaq dan sedekah.</li>
<li>Itu berarti lebih banyak beramal untuk bekal di hari kemudian.</li>
<li>Membuat saya merasa menjadi wanita seutuhnya.</li>
</ol>
<p>Sebenarnya, pasti alasannya lebih dari 101, lebih banyak dari itu.</p>
<p><a href="http://moeslimah.blogspot.com/2006/02/101-alasan-mengapa-saya-pakai-jilbab.html">http://moeslimah.blogspot.com/2006/02/101-alasan-mengapa-saya-pakai-jilbab.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kripikpedas.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kripikpedas.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kripikpedas.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kripikpedas.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kripikpedas.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kripikpedas.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kripikpedas.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kripikpedas.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kripikpedas.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kripikpedas.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kripikpedas.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kripikpedas.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kripikpedas.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kripikpedas.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kripikpedas.wordpress.com&amp;blog=8564439&amp;post=189&amp;subd=kripikpedas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kripikpedas.wordpress.com/2010/09/02/101-alasan-mengapa-saya-pakai-jilbab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83472491d4ed91812f0089061be76925?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hidayato</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kripikpedas.files.wordpress.com/2010/09/jilbab_41.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jilbab_41</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
